Waktu terus mengalir begitu saja,
membuai bayang tentang dirimu.
Aku tenggelam dalam sejuta rasa yg tak menentu.
Akankah kau kembali?
Penantian kian merasuk,
mengaliri seluruh keyakinanku,
bahwa semua yg ku lakukan akan sia-sia.
Kau tak akan pernah kembali.
Kesetiaan kini berubah sesal
Menghantui setiap mimpi tentangmu.
Ternyata benar kamu tak kembali.
Saat semua menjadi nyata, apa yg ku punya??
Sebuah rasa benci yg dulu ku tepis,
kini berubah menjadi malaikat kecil penawan luka.
Aku tak kuasa.
Maafkan bila ku tak bisa menerima semua ini dgn percuma,
bukan kemauanku, tapi semua terjadi begitu saja.
Saat kau memilih utk mendengarkan mereka.
Dan tak peduli apa yg kurasakan..
Maaf, maaf, maaf....
Hanya kata itu yg bisa ku ucapkan.
Tak ada lagi selain itu.
Dan maaf.